Indonesia ikut serta dalam Piala Dunia, mimpikah?

exclusivemails.net

Haduh, lagi-lagi dapet inspirasi ini setelah menyaksikan salah satu partai di Piala Dunia 2010…Kapan toh timnas Indonesia bisa main seperti Brazil, Italia, Jerman, Argentina atau tim-tim kuat lainnya? Sebelum berpikir sejauh itu, minimal kapan sich timnas kita bisa ikut serta dikejuaraan sepakbola dunia empat tahunan ini pasca mewakili Hindia Belanda dahulu? Terlebih lagi saat ini terdapat skandal di kepengurusan badan tertinggi sepakbola di Indonesia ini. Beda banget dengan Italia di tahun 2006 yang tersandung skandal calciopoli namun justru memicu pemainnya mempersembahkan gelar juara keempat buat negerinya, prestasi persepakbolaan Indonesia justru semakin terjun bebas diterpa skandal…

Internet Marketing - Online

Bayangkan saja kalau di jaman kapten Fachri Husaini dulu timnas kita bisa menjadi jawara di ASEAN dan hanya Thailand yang kekuatannya berimbang, sekarang peringkat kita pun tersisih oleh seteru abadi Thailand, Singapura, Vietnam, bahkan Myanmar. Apa yang salah toh? Siapa yang mau disalahkan? Siapa yang harus bertanggung jawab?

Daripada sibuk mencari kesalahan, lebih baik kita mencari alternatif solusi yang mungkin tepat…uda banyak solusi yang ditawarkan oleh selentingan orang di luar, diantaranya :

1. Pola pembinaan melalui liga usia dini… Entah apa yang salah, tapi seharusnya dari liga usia dini ini dapat ditemukan bibit-bibit unggul seperti layaknya menemukan beberapa uban dari jutaan rambut di kepala. Contoh nich di Balikpapan, pemain-pemain Persiba Junior umumnya didapat dari kompetisi Liga SMA (seringnya sich dari SMAN 2 yang emang prestasi sepakbolanya jago)..

2. Ini berkorelasi dengan point1 yakni kemudahan mengidentifikasi bibit tersebut dari kualitas SSB atau lokasi dimana mereka mengembangkan talentanya.. Klo skala kampus ya semisal Perbanas Jakarta lah.. Dari sini para siswa dan mahasiswa itu tau jika mereka ingin mengembangkan sepakbolanya, mereka lebih baik masuk ke SSB atau kampus tersebut(sembari menuntu ilmu yang lain). SSI Arsenal, AC Milan, Real Madrid yang telah didirikan di Indonesia sebenarnya berkualitas dan bisa menjadi salah satu sumber pemain bertalenta, tapi itu belum mewakili sebagai tempat pencarian bibit (hanya di daerah Jawa dan untuk kalangan ekonomi ke atas)

dari point 1-2 ini, mungkin akan dalam pelaksanaannya lebih kepada orientasi jangka menengah-panjang

Vote Muchammad Elri “ME80” for Nike “The Chance” Indonesia

Promosikan Halaman Anda Juga

3. Out of box… Kali ini mungkin bukan pemikiran tapi aplikasinya yang mana para pengurus di badan sepakbola tetap dengan prinsip konvensionalnya dimana para pemain timnas harus merupakan jebolan liga lokal yang bergulir. Tapi salut dech, entah gimana latar belakangnya sampai bakat Cornelius Gedhi yang awalnya bermain di tim sepakbola TNI bisa tercium dan tiba-tiba saja masuk ke dalam timnas dan baru kemudian bermain di liga lokal. As a matter of fact, para pemain timnas Perancis yang kalau kita lihat sebagian besarnya merupakan pemain yang sukses bukan dari liga lokalnya.. Mengapa kita tidak mencoba mencari pemain-pemain berkewarganegaraan Indonesia yang bermain di luar negeri?

4. Pernah baca di salah satu tabloid sepakbola yang menawarkan solusi ini dalam membentuk timnas yang mampu bersaing di dunia dari pencomotan pemain-pemain berkewarganegaraan ganda(masih keturunan Indonesia) yang bermain di liga profesional eropa dan amerika latin. Beberapa diantara mereka sempat diwawancarai dan kesemuanya ternyata sangat menghargai dan bangga apabila PSSI mau memanggil mereka untuk membela timnas. Hanya saja peraturan di Indonesia mengharuskan setiap warga negara hanya memiliki satu kewarganegaraan membuat beberapa dari mereka berpikir dua kali untuk mengabaikan keluarga mereka yang berasal dari sisi darah yang lain. Banyak contohnya koq, lihat saja Deco, Camoranesi, Higuain, Oziel, Zidane, dkk senasib di luar sana yang berhasil menunjukkan talentanya di negeri kedua mereka..

Untuk point 3-4 mungkin termasuk proses semi instant yang bisa dilakukan dalam jangka pendek-menengah…

internet marketing

5. Naturalisasi… Nah, yang ini cara super instant buat dapetin tim berkualitas. Kita bisa ambil contoh dari timnas Singapura yang menaturalisasi warga negara asing berbakat di negaranya dan mengkombinasikannya dengan pemain asli. Cristian “El Loco” Gonzales pun sempat diwawancarai perihal kesediaannya untuk dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia. Cara ini terbilang pragmatis tapi gak ada salahnya mencoba juga sembari memperbaiki kualitas liga lokal yang menunjukkan perkembangan ke arah negatif (lihat saja hasilnya, dulu di ASEAN kita sekelas dengan Thailand, eh kini di peringkat FIFA pun Indonesia kalah jauh dan berhasil disusul oleh Vietnam, Singapura dan Myanmar).

Dll…

okegratis.com

Terbilang masih banyak cara lain yang bisa dilakukan dan tentunya semua pasti akan menuai pro dan kontra… Terkadang kita tidak harus mengikuti kebanyakan dari suara-suara dan mengesampingkan suara-suara anomali sehingga tidak berani untuk mencobanya… Kita akan mengetahuinya ketika telah mencoba melaksanakannya.. Learning by doing and it will give you more experience..wallahu’alam

Dukung Elri Sebagai Walikota Balikpapan 2026

Promosikan Halaman Anda Juga

written by:

Muchammad Elri Abrian Noor (ME80)

Geologycal Engineering @ Bandung Institute of Technology

muchammadelri.wordpress.com

muchammadelri.blogspot.com

twitter.com/muchammadelri

me80.mighty@gmail.com / mean_gl_bpp@yahoo.co.id

~ by muchammadelri on July 8, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: